Pernahkah kau pergi kepusat perbelanjaan, area perkantoran
atau bank ? Pakaian apa yang kamu kenakan? Bagaiman orang memperlakukanmu?
Banyak orang mengenal kata bijak ‘jangan melihat orang dari
penampilannya’, tapi kenyataannya tak demikian, bnyak orang yang baik secara
sadar atau tidak memperlakukan orang berbeda- beda, bukan karena sikap dan
perilakunya melainkan penampilannya. Disini yang saya maksud adalah orang yang
belum saling mengenal.
Pernah sekali waktu saya memasuki suatu bank untuk menabung,
berpakaian seadanya, memakai sandal jepit karet, dengan bawahan rok spandek dan
baju kaos biasa, membawa dompet kecil ditangan dengan maksud untuk menabung sedikit
uang gaji saya. Satu lagi, saya datang tanpa polesan make up tebal dan wangi
parfum, itupun saya dihiasi keringat yang mengalir karena saya berjalan kaki.
Dilain kesempatan, saya pergi ke bank yang sama, namun kali ini saya
berpenampilan lain, kaki beralaskan hak tinggi warna coklat tua, celana
potongan standar dengan garis setrikaan yang nampaka jelas, setelan atasan
inner dan blazer putih dengan kancing hitam disetiap 10 cm depan, rambut
terurai dengan sedikit keriting dibagian ujung, tak lupa juga dengan riasan wajah yang
tebal, bukan dompet kecil lagi yang saya bawa, tapi tas laptop, bukan sengaja
mau bergaya hanya saja waktu itu memang akan berangkat ke kantor.
Menurut anda, bagaimana orang disekitar bank atau pegawai
bank menyapa saya? Tentu saja berbeda. Dikesempatan pertama saya merasa
terabaikan, mungkin mereka pikir saya hanyalah wanita kampungan yang baru lewat
dari pasar, jadi bukan orang penting yang harus disambut dengan ramah. Namun
diwaktu yang kedua, sambutannya begitu hangat seakan akan saya adalah atasan
mereka. Jika Anda belum percaya dan masih merasa penasaran dengan hal ini Anda
boleh moncobanya sendiri, namun disini tak berlaku untuk semua orang, karena
seseorang profesional pasti sudah mengerti dan akan berlaku sama pada semua
nasabah atau pelanggannya.
Jadi, bagaimana
menurut Anda ?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar