KULIAH ATAU LANGSUNG KERJA?
Menurut kalian kuliah itu penting gak sih? Atau mungkin sangat penting atau bahkan sangat tidak perlu? Sebagian orang yang melek akan pentingnya pendidikan akan berpikir bahwa pendidikan itu bagaikan nasi di mata orang Indonesia, gak kenyang kalau gak makan nasi. Namun untuk sebagian orang kuliah dalah hal kecil yang akan membuang waktu, uang dan tenaga.
Sebenernya semua itu sih sah- sah saja, karena kuliah atau tidak itu tergantung kebutuhan kalian. Tergantung juga bagaimana cara Anda berpikir. Kuliah setinggi apapun sebenarnya pada dasarnya untuk bekerja, agar mendapatkan pekerjaan yang layak, meskipun sebenarnya jauh diatas itu adalah untuk merubah pola pikir yang lebih baik, membuat kemajuan untuk daerah setempat atau bahkan negaranya, cie,,,,
Kuliah atau langsung kerja setelah lulus SMA atau sederajat akan dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu kondisi ekonomi, pola pikir siswa sendiri, pola pikir orang tua atau kondisi lingkungan sekitar.
Untuk faktor yang pertama, saya rasa ini adalah faktor utama yang menyebabkan tingginya angka putus sekolah, dalam artian tidak bisa lanjut kuliah mengingat biaya kuliah yang terbilang masih sangat mahal untuk kalangan menengah kebawah, jadi mau tidak mau meskipun orang tua dan anak sama-sama ingin membuat pendidikan yang terbaik, tapi apalah daya dompet tak mampu. Tapi jangan langsung berkecil hati kawan, banyak program beasiswa yang ditawarkan oleh pemerintah, maupun oleh perusahaan swasta demi masa depan bangsa yang lebih baik. Kebanyakan dari beasiswa adalah untuk siswa berprestasi yang kurang mampu, jadi kalau kalian yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas jangan bermalas- malasan, belajar yang rajin dan aktif mengikuti kegiatan, karrena itu akan membantuu kalian masuk diperguruaan tinggi dengan bantuan beasiswa selain harus mengantongi banyak keberuntungan. karena dengan hanya berusaha saja belum menjamin kita berhasil karena yang utama adalah takdir, so... jangan lupa berdo'a ya. Untuk yang sudah kelas 12, siapkan diri kalian mulai mencari beasiswa dan pergururan tinggi yang paling cocok, bukan hanya universitas dengan akreditasi yang baik, tapi pilihlah yang punya jurusan sesuai bakat dan minat kalian. Usahakan daftar lebih awal, karena kalau kalian tidak bisa atau belum bisa mendapatkan beasiswa penuh dari awal, paling tidak jika kalian daftar di awal biayanya akan lebih murah,, terlepas dari kalian mengikuti jalur SNMPTN atau SBMPTN.
Faktor yang kedua adalah bagaimana pola pikir manusianya, apakah menganggap bahwa pendidikan itu sangat penting untuk masa depan atau tidak. Jika kalian ingin kuliah hanya untuk bekerja dan mendapatkan uang, kalian juga bisa lulus SMP langsung jualan bakso atau bekerja seadanya untuk mendapatkan uang. Anggaplah sehari pendapatan bersih kalian dari menjual bakso kecil- kecilan adalah RP 100.000,- makadalam satu bulan kalian akan dapat Rp 3.000.000,-. Itu dalam sebulan saja, kalau setahun, tinggal kalikan 12 hasilnya adalah Rp 36.000.000. Dari lulus SMP sampai lulus kuliah S1 dibutuhkan waktu normal 7 tahun, maka mereka yang memutuskan untuk langsung bekerja selepas sekolah menengah pertama akan mendapatkan uang Rp 252.000.000 sampai bersamaan teman seangkatannya wisuda S1. Ini pun hanya aggapan jika penghasilannya stabil 100.000 per hari, padahal yang namanya usaha pasti akan lebih maju dan berkembang, diluar anggapan bahwa usaha juga ada ruginya, hehehe.
Memang tak bisa dipungkiri banyak lulusan SMA bahkan SMP yang bisa sukses didiunia bisnis, namun tak jarang bahkan hampir semua dari mereka pasti memiliki anak yang kuliah tinggi bahkan sampai di universitas terkemuka diluar negeri. Ini juaga merupakan bukti bahwa sekolah bukan hanya untuk bekerja, karena usaha yang semakin maju pasti memerlukan wawasan dan hubungan yang luas pula. jadi bagi kalian yang blum bisa melanjutkan kuliah jangan berkecil hati karena kalian harus buktikan bahwa kalian bisa, setelah bekerja dan punya cukup uang kalian bisa kok melanjutkan kuliah, karena menuntut ilmu itu tak ada batasan usia dan tak hanya dibangku sekolahan. Dan untuk yang mampu untuk bersekolah tinggi, artikel ini tak bermaksud untuk mensugesti bahwa kalian sebenarnya tak perlu kuliah, tapi justru harus lebih semangat dan membuktikan bahwa kalian bisa lebih baik dari mereka yang sukses tanpa gelar sarjana.
Yang terakhir adalah lingkungan sekitar. Lingkungan sangat berpengaruh terhadap kebutuhan kita dan juga membentuk pola pikir. Lingkungan dengan keluarga teman dan masyarakat yang baik serta berpikir maju akan menghasilkan manusia yang berbeda dari lingkungan dengan orang- orang yang berpikir datar dan tak ingin maju. Selain itu fasilitas disekitar juga ada kemungkinan untuk menuntun kita berpikir apakah kita perlu kuliah atau tidak, jadi kuliah atau tidak itu semua ada pertimbangannya, tak selamanya putus sekolahitu adalah hal buruk. Karena dunia bukan hanya milik sarjana, tapi dunia tentang orang yang mau berusaha. ( Tapi orang yang mau berusaha biasanya mau juga untuk berusaha lulus dan jadi sarjana lho.. hhhhehehe).
Tak terasa sudah cukup banyak juga tulisan ini, semog bermanfaat dan kalau ada kurangnya boleh di komen, dan jika kalian merasa ini bermanfaat, boleh dishare, gratis kok.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar